3 Tempat Wisata di Jakarta ya「Football betting network」ng Sudah Buka, Mana Saja?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Lotre belanja online

BegiFootbaFootbaFootball betting networkll betting networkll betting networktu pula Football betting networFootball betting networkkdengan seluruh karyawan dan petugas di Taman Impian Jaya Ancol juga sudah 100 persen divaksinasi Covid-19.

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan uji coba pembukaan tempat wisata. Ketiganya adalah Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Setu Babakan.

Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali memastikan bahwa seluruh unit rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seperti Dunia Fantasi, Ocean Dream Samudra, Sea World Ancol dan Allianz Ecopark sudah dilengkapi dengan sertifikat CHSE, termasuk sejumlah restoran yang ada di dalamnya.

Diberitakan Kompas.com, Kamis (9/9/2021), pengunjung yang akan melakukan rekreasi ke Taman Impian Jaya Ancol wajib sudah divaksin dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Pihak Manajemen Ancol juga akan mengerahkan petugas yang bertindak sebagai satgas yang berpatroli di kawasan Ancol.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, dibuka kembali pada hari ini, Selasa (18/5/2021), setelah ditutup pada 16-17 Mei 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Hal ini dikonfirmasi oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya.

TMII sudah dibuka kembali sejak 20 Agustus 2021 lalu bagi wisatawan yang ingin berolahraga.

Baca juga: Diambil Alih Negara, Berikut 4 Fakta soal TMII

Sertifikasi CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability adalah jaminan bahwa tempat wisata tersebut terjamin kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungannya.

"Iya, sesuai SE kemenparekraf ada 3 tempat wisata yg mengikuti uji coba ini, Ancol, TMII, dan Setu Babakan. Ketiganya sudah memiliki sertifikat CHSE, artinya secara protokol kesehatan sudah layak dan aman untuk di kunjungi wisatawan," ujar Gumilar saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Penjelasan Mengapa Vaksin Johnson & Johnson Hanya Perlu Satu Kali Suntikan