Tak Ada Hubungan dengan Vaksinasi Covi「Baccarat formula play」d

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Lotre belanja online

Baccarat formula plaBaccarat formula playykita bisa akhiri pandBaccarat formula playemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

"Siapa pun bisa mengalami penyakit ini, tentunya dengan faktor risiko tersendiri. Ada faktor risiko tertentu, terutama penderita stroke pendarahan biasanya adalah penderita hipertensi," kata dia.

Stroke pendarahan terjadi bukan karena efek suntikan vaksin Covid-19, tetapi karena faktor lain yang menyertainya.

Baca juga: Soal Pendarahan Otak Tukul Arwana, Kemenkes dan RS PON Tegaskan Tak Ada Kaitan dengan Vaksinasi

Ada dua jenis penyakit stroke, yakni stroke pendarahan dan sroke penyumbatan pembuluh darah.

"Kami belum pernah mendapatkan dan merawat pasien, dan belum pernah mendapat rujukan dari teman-teman rumah sakit lain yang mengalami KIPI akibat pembekuan dari darah," ujar Mursyid.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Hal itu disampaikannya merespons menyebarnya informasi bahwa pendarahan otak yang dialami Tukul Arwana berkaitan dengan vaksinasi Covid-19 yang diterimanya.

Ia mengatakan, hingga kini belum ada laporan dan rujukan ke RSPON terkait adanya kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) berupa stroke.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Kita peduli, pandemi berakhir!

Mursyid mengatakan, sebanyak 20 persen penderita stroke mengalami stroke pendarahan.

"Tidak ada hubungan antara stroke pendarahan atau stroke hemoragik dengan vaksin Covid-19, apa pun jenis vaksinnya, apa pun merek vaksinnya," kata Mursyid, saat siaran pers di YouTube Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jumat (24/9/2021).

Stroke pendarahan terjadi ketika titik lemah di pembuluh darah tidak kuat menahan tekanan darah yang tinggi sehingga terjadilah kebocoran.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

KOMPAS.com - Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) dr. Mursyid Bustami mengatakan, tidak ada kaitannya antara stroke pendarahan (hemoragik) dan stroke penyumbatan dengan vaksinasi Covid-19.